Sabtu, 10 April 2010

Tugas 3 Latihan

Latuhan Bab IV ( Deduksi ) dari Argumentasi dan Narasi Karya Gors Karaf dari no. 1 sampai dengan 5.

Sebagai berikut :

1. Apa yang akan anda simpulkan dengan meggunakan data-data berikut ini :

a. Hasil tahun pertama pelita I bagi Departemen PUTL adalah anggaran yang ditetapkan Rp 33.690.000.000,- sebelum habis tahun anggaran itu sudah habis dipakai, sebab itu departeman ini mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp. 6.365.000.000,-

Jawab :

Jadi dapat ditarik kesimpulan dana yang ada pada tahun pelita I dengan Rp 33.690.000.000 telah habis dipakai dan mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp 6.365.000.000 yang dimiliki oleh departemen sekarang dana itu diperoleh sebelum habis tahun.

b. Departemen P & K

Anggaran belanja yang ditetapkan Rp. 5.500.000.000,-. Dalam bulan Pebruai 1970 baru digunakan Rp. 2.500.000.000,-

Jawab :

Maka kita dapat menarik kesimpulan yang telah di belanjakan oleh Depertemen P & K pada bulan Pebruari Rp. 2500.000.000 sedangkan anggaranya Rp. 5.500.000.000 maka dana yang dimiliki Depertemen P & K setelah di belanjakan sebesar Rp. 3.000.000.000,-

c. Depertemen pertenian :

Anggaran yang ditetapkan Rp 6.697.948.200,-

Terpakai Rp 6.675.415.470,-

Jawab :

Maka dapat disimpulkan Depertemen Pertanian memiliki anggaan yang telah ditetepkan sebesar 6.697.948.200,- dana anggaran tersebut telah digunakan sebesar Rp. 6.675.415.470 maka sisa anggaran tersebut adalah sebesar Rp 22.532.730,- .

2. Jalan pikiran dibawah ini memrgunakan corak panaan yang man ?

Benarkah proses penalaran ini ?

a. Untuk memahami seorang penyeidik harus minum sampai mabuk .

Jawab :

Penaralan ini masuk ke Silogisme Hipotesis, dan Proses Penalaran ini tidak benar.

b. Pemerintahan berkewajiban mejaga keselamatan jiwa raga bangsa Indonesia. Untuk menjaga keselamatan jiwa raga bangsa dan moral bangsa, pemerintahan berhak mengadakan sensor terhadap film-film untuk itu pemerintah membentuk panitia sensor yang bertugas mensensor semua film. Sebab itu apapun keputusan panitia harus diterima oleh semua rakyat Indonesia.

Jawab :

Penalaran ini masuk ke Silogisme Kategorial dan Proses dari penalaran tersebut Benar

c. Mereka yang melakukan karupsi juta rupiah atas uang Negara, diminta untuk menyelesaikan pekaranya diluar pengadilan. Orang –orang semacam itu bisanya orang yang berada dan berkedudukan tinggi. Mat Bagong ditangkap , dipukul dan ditahan berbulan-bulan karna memalsukan kuitansi pengobatan dengan selisih Rp. 150,- ia akhirnya dijatuhi hukuman penjara tiga bulan. Sebab itu lebih baik mengkorup uang jutaan rupiah daripada memalsukan kuitansi yang berjumalah Rp. 150,-

Jawab :

Penalaran yang diatas termasuk penalaran Deduksi dan Proses dai Penalaran ini Tidak Benar.

3. Tetapkan jenis silogisme berikut :

a. Tiap orang Indonesia termasuk pembayaran pajak atau tidak. Ia adalah pembayar pajak. Sebab itu ia tidak termasuk orang Indonesia yang tidak membayar pajak .

Jawab :

Jenis Silogisme yang diatas adalah Silogisme Hipotesis

b. Seorang yang dikuasi oleh kemarahan akan kehilangan akal sehatnya. Pak sabar tidak pernah marah sesaat pun. Sebab itu ia tidak pernah kehilangan akal sehatnya.

Jawab :

Jenis silogisme point b adalah Silogisme Kategoria.

c. Mereka yang dari lahirkaya tidak mebayangkan bagaimana menjadi orang miskin. Pak Karta adalah orang yang tidak kaya dai kelahiran. Sebab itu ia bias membayangkan betapa menjadi oang miskin.

Jawab :

Jadi jenis silogisme pada point c adalah Silogisme Alternatif.

d. Semua yang masuk keprguruan tinggi adalah Mahasiswa. Bejo adalah seorang yang masuk perguruan tinggi. Sebab itu Bejo adalah seorang Mahasiswa.

Jawab :

Jenis Silogisme pada Point d adalah termasuk Silogisme Kategorial.

4. “ karena semua pesawat Garuda yang saya tumapangi adalah pesawat yang bermesin yet, maka semua pesawat milik Garuda adalah pesawat bermesin yet . “

Yang mana dari penalaran berikut paling mirip dengan penalaran diatas ? Jelaskan !

a. Karena semua mahasiswa yang telah saya jumapai adalah orang-orang yang cerdas, maka tamapak hanya sedikit yang akan gagal dalam ujian

Jawab :

Kalimat dari penalaran point a Tidak mirip karena dari kalimat tersebut tidak saling berkaitan

b. Semua bahasa didunia yang pernah saya pelajai memiliki kata seru : kata seru ini memiliki unsure primitive dari bahasa yang bentuk kalimat yang masih betahan

Jawab :

Kalimat penalaran point b Tidak mirip dengan penalaran yang diatas karena keduanya tidak saling berkaitan.

c. Karena semua novel yang ditulisnya cenderung bernada seks, maka agaknya ia tertarik dengan masalah seks

Jawab :

Penalaran point c Ya Mirip dengan penalaran yang di atas karena keduanya saling berkaitan.

d. Karena semua buruh di perusahan itu rajin melaksanakan tugasnya, maka semuanya adalah buruh yang penuh tanggung jawab

Jawab :

Penalaran Point d Tidak Mirip dengan penalaan di atas karena kalimat penalaran tersebuat tidak saling berkaitan.

e. Karena semua kapal yang pernah saya tumpangi memberikan pelayanan yang sangat memuaskan maka semua kapal sangat memuaskan servisnya.

Jawab :

Penalaran Point e Ya mirip dengan penalaran diatas karena kalimat penalaran tersebut keduanya saling berkaitan.

5. Peluaslah entimem berikut menjadi sebuah silogisme !

a. Ia seorang Negara yang baik, sebab setiap ada aksi-aksi social untuk kepentingan bangsa ia selalu ikut .

Jawab :

Mayor : seorang warga yang baik adalah selalu ikut setiap ada aksi-aksi social untuk kepentingan bangsa.

Minor : Ia adalah seorang warga yang baik.

Konklusi : sebab itu,ia selalu ikut setiap ada aksi-aksi social untuk kepentingan bangsa.

b. Ia pasti seorang ahli dalam bidang matematik, karena ia mengajar metmatika di fakultas, tersebut.

Jawab :

Silogisme kategorial.

Mayor : Siapa saja yang ahli dalam bidang matematik adalah yang mengajar matematik difakultas tesebut

Minor : Ia adalah seorang yang ahli dalam bidang matematik.

Konklusi : sebab itu, ia mengajar matematik di fakultas tersebut ahli dalam bidang matematik.

c. Kita harus mmbantu usaha peri kemanusiaan yang telah di cetuskan oleh presiden, karena usaha ini merupakan jalan yang paling baik untuk memanjukan putra-putri Irian Jaya.

Jawab :

Silogisme kategorial

Mayor : Usaha peri kemanusiaan yang telah dicetuskan oleh pesiden adalah untuk memajukan putra-putri Irian Jaya.

Minor : Usaha itu merupakan jalan yang paling baik.

Konklusi : Usaha itu merupakan jalan yang paling baik untuk memajukan putra-putri Irian Jaya.

d. Merka menerima syarat pekejaan itu karena mengandung pasal-pasal yang memberikan harapan untuk perbaikan nasibnya.

Jawab :

Silogisme kategorial

Mayor : Syarat kerja itu mengandung pasal-pasal yang memberikan harapan untuk perbaikan nasibnya

Minor : Mereka menerima syarat kerja itu.

Konklusi : Mereka menerima syarat kerja itu yang mengandung pasal-pasal yang memberikan harapan untuk perbaikan nasibnya,

e. Ia pasti berhasil dalam dunia usaha internasional, karena ia menguasai lima bahasa dunia.

Jawab :

Mayor : berhasil dalam dunia usaha internasional.

Minor : Ia menguasai 5 bahasa dunia

Konklusi : sebab itu, Ia pasti berhasil dalam dunia usaha internasional.

f. Ia harus memasuki perguruan tinggi , karena ia berbakat.

Jawab :

Mayor : Jika berbakat, maka ia harus memasuki perguruan tinggi.

Minor : Ia berbakat

Konklusi : Sebab itu, Ia harus memasuki perguruan tinggi.

Senin, 15 Maret 2010

Tugas 2

Memebuat Paragraf Generalisasi , paragraf Anlogi, dn Paragraf Hubungan Kausal. !!!!

a. Paragraf Generalisasi :

setelah pelajaran matematika di periksa anak-anak kelas 2, ternyata Cinta, Ayu, Agus,Ratna dan Alfin mendapatkan nilai 8,5. Anak-anak yang lain mendapatkan nilai 7. Hanya Udin yang mendapatkan nilai 6,34 dan tidak ada seorang pun mendapakan nilai kurang, Bisa dikatakan, Anak kelas 2 cukup Pintar dalam Matematik .

b. Paragraf Analogi.

Sifat Manusia terkadang sombong, Ketika manusia itu meraih suatu kekayaan, kepandaian dan Lelebihaan sifatnya akan menjadi membanga-bangkan dan merasa hebat di depan orang lain. Sedang dengan manusia yang bersifat Perendah hati. Ketika manusia itu meraih Kepandaian, kekayaan, dan kebesaraan ia akan menjadi renda hati dan darmawan kepada orang lain.Demikian Pula dengan manusia yang tidak memiliki perasaan, tidak berilmu ia akan garang. Oleh sebab itu Kita sebagai manusia apabila di berikan kelebihan, kepandaian, atau kekayaan jadi lah manusia yang rendah hati dan selalu bersyukur.

c. Paragraf Hubungan Kausal.

Setelah diadakan peninjauan ke desa Bojomg pondok terong depok diketahui pengguna listrik dapat di ketahui di RW 02 desa tersebut sebanyak 95%, rumah penduduk yang telah menggunakan listri di RW 03 sebanyak 90%, RW 04 sebanyak 100%, dan di RW 05 sebanyak 85%. Bisa dikatakan didesa Bojong Pondok Terong 92% rumah penduduk yan sudah menggunakan listrik.

Kamis, 11 Maret 2010

Menulis adalah Proses Bernalar

Menulis Adalah Proses Bernalar

Sebelum bercerita kita harus terlebih dahulu pengetian yang terkadung dalam menulis adalah proses bernalar. Yang pertama adalah Menulis yaitu menurunkan atau melukiskan lambang-lambang grafik yang mengambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh seorang, sehingga orang lain dapat membaca lambang-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dan grafik tersebut . menurut Tarigan (Hasani,2005:1).atau bisa juga dibilang Menulis adalah Aktivitas sesorang dalam menuangkan ide-ide pikiran, dan perasaan secara logis dan sistematis dalam bentuk tertulis sehingga pesan tersebut dapat dipahami oleh para pembaca. Menurut Syamsudin (Hasan,2005:1).lalu kedua adalah Bernalar kita ambil kata na-lar adalah aktivitass yang memungkinkan orang lain berfikir logis bisa juga ber-na-lar = mempunyai nalar, menggunakan nalar : berfikir logis. Sedangkan Penalaran adalah proses berfikir yang bertolak belakang dari pengamatan indera (obsevasi Empirik ) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang serupa akan membentuk proposes-proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau diangkap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelum tidak diketahui.Proses inilah yang disebuat menalar.

Menulis merupakan suatu keterampilan berbahasa dari proses berfikir tentang sesuatu kita dapat pahami ketika akan mengemukan pendapat kepada orang lain. Misalkan berproses kemudian menggunakan media berbahasa lisan untuk mengemukan gagasan bisa juga ketika kita sedang menulis suatu topic-topik. Bila kita ingin menulis suatu Topik kita harus berfikir menghubung-hubungkan berbagai fakta membandingkan, mempertentangkan dan lain-lain.

Bisa juga kita mengambil contoh dalam kehidupan sehari-hari Kita senantiasa berfikir. Berfikir memang merupakan kegiatan mental dalam kehidupan Manusia, dalam keseharian tanpa kita sadari hidup kita pun saat dalam kondisi sadar dan terjaga senantiasa berfikir. Bila kita ambil contoh suatu kegiatan dari berfikir itu lah saat itu timbul serangkaian fakta hasil pengalaman, percobaan, pengamatan, percobaan, penelitian, dan referensi dalam urutan yang saling berhubungan serta yang bertujuan menarik kesimpulan yang berwujud dalam pendapat. Jenis berfikir ini sudah merupakan bernalar.dalam prose bernalar merupakan kinerja berfikir yang sistematik untuk memperoleh kesimpulan berupa pendapat atau gagasan.